Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan
Jan1970
Dibuka
41 Kali
TUNGGAK-TOROH (28/03/2026)-Malam ini, Sabtu tanggal 29 Maret 2026, warga dilingkungan Rt.04 Rw.01 Dusun Tunggak 1 Desa Tunggak sedang melakukan halal bihalal, 1 Syawal 1447 H .
Kegiatan tersebut dilaksanakan dirumah Bapak Sutiyo Ketua RT.04 RW.01, yang dihadiri seluruh warga dilingkungan RT.04 RW.01.
Acara tersebut dimulai, jam.19.30 WIB dibuka oleh Bapak Sukarman, selaku tokoh masyarakat dan dilanjutkan bacaan Yassin dan tahlil oleh Bapak Sajam selaku tokoh agama dan doanya dibacakan oleh Bapak Kamaludin.
Halal bihalal adalah momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat, terutama setelah bulan Ramadhan yang penuh dengan kesabaran dan keikhlasan. Di lingkungan, balal bihalal menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan memaafkan kesalahan satu sama lain.
“Malam ini, dalam suasana halal bihalal yang hangat ini, mari kita renungkan bersama makna silaturahmi. Mari kita jadikan halal bihalal ini sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan memaafkan kesalahan satu sama lain”, kata Bapak Sukarman dalam sambutannya.
"Barang siapa yang senang silaturahmi, maka akan diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah kita untuk selalu menyambung hubungan silaturahmi”, sambungnya.
Dalam acara ini, diisi tauziah oleh Bapak H. Prajitno, selaku tokoh agama dan beliau adalah Ketua Pengurus Masjid Nurul Huda Desa Tunggak.
Dalam salah satu tauziahnya Bapak H. Prajitno, mengatakan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, kita harus berusaha untuk menghilangkan rasa negative thinking, atau pola pikir di mana seseorang cenderung melihat segala sesuatu dari sudut pandang negatif.
“Pikiran negatif bisa membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak bahagia. Misalnya, ketika tetangga membeli barang baru, kita bisa merasa iri dan berpikir “Kenapa dia bisa membeli itu, sedangkan saya tidak? Hal ini adalah salah satu penyakit yang harus kita hilangkan“, kata Bapak H. Prajitno dalam tauziahnya.
“Untuk itu mari kita ganti pikiran itu dengan yang lebih positif. Dengan berpikir positif, kita bisa merasa lebih bahagia dan tidak membiarkan iri hati menguasai kita. Kita bisa fokus pada kebaikan dan keindahan dalam hidup, dan berterima kasih atas apa yang kita miliki” sambung Pak Dewa Dewi, sapaan akrab Bapak H. Prajitno tersebut.
Halal bihalal ini bukan sekadar ajang untuk bertemu dan bersalam-salaman, tradisi ini memiliki makna yang lebih dalam, halal bihalal mengajarkan pentingnya saling memaafkan dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. Dengan menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan bagian dari ibadah.
Acara yang dipandu oleh Mbak Winda tersebut berakhir tepat jam.21.30 WIB, dan dengan diiringi Sholawat, acara halal bihalal, diakhiri dengan bersalam-salaman dengan seluruh Masyarakat yang hadir.
Semoga dengan bersalam-salaman dan ikhlas bersilaturahmi, hidup kita bisa lebih lapang dan penuh berkah dan hidup lebih tenang, rezeki berkah, dan diberi umur yang panjang. Aamiin

